Setelah baca ini Anda akan menjauhi Junk food

 Menggunakan Kencing Berang-Berang

Alasan yang satu ini adalah benar-benar suatu tipu muslihat! Karena Kastor (Castoreum) adalah zat yang bau sekali, rasanya sangat pahit dan berwarnya oranye-coklat digunakan untuk memberikan cita rasa pada rasa makanan raspberry atau vanilla .Sebenarnya, produk ini berasal dari kencing atau urine berang-berang namun disebut pula sebagai komposisi dari“bumbu alami”, yang kini telah menjadi bagian pada tubuh anda.

Menggunakan Isi Perut Serangga

Carmine atau yang juga disebut sebagai  Cochineal, Natural Red 4, Crimson Lake, merupakan pigmen yang berwarna merah cerah, yang diperoleh dari isi perut binatang serangga yang bernama Dactylopius Coccus  yang dihancurkan. Dan secara diam-diam akan ditambahkan ke produk makanan seperti yogurt dan beberapa merek jus lainnya yang telah ratusan kali telah anda minum.

Mengandung Bulu Bebek serta Rambut Manusia

Ada kandungan asam amino yang dikenal sebagai L-sistein (L-Cysteine) yang digunakan untuk melembutkan produk seperti roti. Nah, bahan inilah yang ternyata terbuat dari bulu bebek sebesar 20% , lalu 80% sisanya adalah dari rambut manusia!

Memakai Kantung Udara Dalam Badan Ikan

Tahukah anda? Bahwa Guinness dan lapisan pada tong bir yang kita konsumsi, selama ini menggunakan zat yang mirip gelatin yang dinamai Isinglass? Bahan Isinglass yang berbau amis ini berasal dari kantung udara yang terdapat pada jeroan ikan yang berada di dalam badannya.

Ada kandungan Dimethyl-polysiloxane

Chicken McNuggets yang telah diproduksi oleh McDonald, sejatinya hanya berisi daging ayam pada setengah menunya, lalu setengah sisanya lagi diproduksi dengan menggunakan Dimetilpolisiloksan yang merupakan bahan kimia yang biasa digunakan untuk membuat silikon dan beberapa bahan dari sintetis lainnya. Akan tetapi sayangnya, semua itu telah menjadi jaringan daging yang ada di dalam tubuh anda!

Menggunakan Rambut Hewan Pengerat Termasuk seperti Tikus

Apakan anda tahu? Bahwa ternyata rambut dari hewan pengerat (Rodent) sangat banyak sekali digunakan dalam produk dan bahan makanan seperti coklat,selai kacang,dan kayu manis. Akan tetapi sayangnya, zat itu sudah terlanjur masuk ke lambung anda dan telah menjadi beberapa jaringan organ di dalam tubuh anda.

Memakai Borax

Ada banyak ribuan makanan menggunakan boraks yang memang sebenarnya hanya boleh digunakan untuk memproduksi kaca dan keramik serta untuk bahan las. Boraks pun juga dikenal sebagai E285 yang mana dapat digunakan sebagai anti-jamur (anti-fungal),borax juga dapat digunakan sebagai pengendali keasaman dan beberapa fitur lainnya yang di gunakan untuk makanan. Tapi sangat disayangkan sekali, zat berbahaya itu pun sudah terserap ke dalam darah dan menjadi salah satu pembentuk daging dan organ di dalam tubuh anda!

Nah, itulah beberapa zat-zat dan bahan yang terkandung pada kebanyakan makanan dari masakan siap saji yang selama ini banyak orang yang tak mengetahuinya tentang disamping kandungan yang telah kita semua ketahui sebelumnya, seperti adanya kandungan lemak,pestisida,MSG atau bahan pengawet dan perasa buatan.

Jadi, bahan-bahan itu sangatlah berpotensi menjadikan sel-sel di dalam tubuh anda menjadi bermutasi sehingga menimbulkan sel kanker dan penyakit berbahaya lainnya.

Zat-zat itu dapat mengendap di dalam bagian tubuh anda seperti jaringan daging, otot, dan jaringan organ lainnya di dalam tubuh anda yang selama bertahun-tahun lamanya, setelah itu barulah penyakit berbahaya itu akan timbul dan menggerogoti anda dari dalam!

Menurut para ahli yang telah dilakukan,jika mengonsumsi perasa buatan dapat mengakibatkan berbagai masalah pada kesehatan seperti turunya produksi pada sel darah merah  serta akan meracuni sel sumsum tulang. Meskipun masih memerlukan penelitian yang lebih lanjut, alangkah baiknya jika Anda dapat membatasi konsumsi pada makanan maupun minuman dengan kandungan zat aditif seperti ini.

Memakai Pemanis buatan

Disamping MSG serta perasa buatan, rupanya ada lagi jenis zat aditif lain yang umum ditambahkan pada makanan, yaitu pemanis buatan. Beberapa contoh pemanis buatan adalah aspartam dan sakarin. 

Pemanis buatan biasanya terdapat di dalam makanan ataupun minuman yang rendah kalori. Jika Memang, tujuan pemanis buatan adalah untuk membantu mengontrol kadar gula yang ada dalam darah.

Tapi, tetap saja, konsumsi zat aditif yaitu pemanis buatan secara berlebihan dapat mengganggu kesehatan tubuh anda. Sebaiknya kamu tetap konsumsi pemanis buatan dalam batas wajar agar tidak dapat memicu penyakit yang ada di dalam tubuh.